THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Pages

Showing posts with label Ramadhan. Show all posts
Showing posts with label Ramadhan. Show all posts

Saturday, August 28, 2010

amar ma'ruf nahi mungkar...

HOW TO KEEP ON GOOD DEEDS AFTER RAMADHAN

1. Seek Allah's support, beseeching Him Almighty to guide you to the right path and help you remain steadfast in faith. Allah Almighty has praised the supplication of those who are of sound instruction when they (have ) said: [Our Lord! Cause not our hearts to stray after Thou hast guided us, and bestow upon us mercy from Thy Presence. Lo! Thou, only Thou art the Bestower.] (Al `Imran 3: 8)

2. Be keen on being in the company of the righteous and attending dhikr meetings such as religious lectures or visiting a righteous friend to make dhikr (remembrance of Allah) together.

3. Acquire knowledge about the biographies of the Prophet's Companions (may Allah be pleased with them all) and the righteous believers by reading books and listening to tapes. This will stimulate you to keep firm in faith and follow in their footsteps.

4. Listen to tapes that deal with religious admonitions and righteous speeches.

5. Be keen on observing the obligatory acts of worship.

6. Keep on offering supererogatory acts of worship; do what you are most inclined to and can do regularly, even if it is little. The Prophet (peace and blessings be upon him) said, "O people! Do only those good deeds which you can do, for Allah does not get tired (of giving reward) till you get tired, and the best deeds to Allah are the incessant ones, even though they may be few."

7. Start learning Allah's Book by heart. Recite what you have learned during Prayer and keep reciting the Qur'an as much as you can.

8. Perform dhikr a lot and ask Almighty Allah for forgiveness. This may seem a tiny good act, yet observing it regularly increases faith and strengthens the heart.

9. Keep away from every thing that may cause your heart to divert from the right path such as bad people, indecent television programs, pornographic pictures, and love songs.

10. Last, but not least in importance, truly repent to Almighty Allah and be keen on not deviating from the right path again. Allah Almighty rejoices when His bondman returns to Him Most High in true repentance.

Dear brother, do not be one of those who do not pay heed to Allah Most High except in Ramadan. The righteous predecessors said about them, “Woe to those people who do not become mindful of Almighty Allah but in Ramadan!”

May Allah help you be steadfast in the right path until you reach the following Ramadan in best health and condition.

Puasa jangan tak puasa...

PUASA

" Wahai orang-orang yang beriman, telah wajib ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semuga kamu menjadi orang yang bertakwa."
Surah Al Baqarah, ayat 183
Ditegaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad, An- Nasa'i dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah, yang bermaksud:

"Sesungguhnya telah datang kepada kamu bulan Ramadhan bulan yang penuh berkat. Allah telah fardhukan ke atas kamu berpuasa padanya. Sepanjang bulan Ramadhan itu dibuka segala pintu Syurga dan ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala syaitan......."

PENGERTIAN PUASA
Puasa ertinya menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa, mulai terbit fajar hinggalah terbenam matahari.


PUASA WAJIB
Puasa bulan Ramadan, puasa kifarat dan puasa nazar.


PUASA SUNAT
Puasa enam hari pada bulan Syawal
Puasa hari Arafah
Puasa Hari Asyura pada 10 Muharam
Puasa bulan Syaaban
Puasa Isnin dan Khamis
Puasa tengah bulan iaitu 13,14,15 pada tiap-tiap bulan qamaria (tahun Hijrah)


PUASA MAKRUH
Puasa yang terus menerus sepanjang masa
Tidak termasuk dua hari raya dan hari tasyriq


PUASA HARAM
Puasa pada hari raya pertama Idil Fitri
Puasa pada hari raya pertama Haji
Puasa tiga hari sesudah hari raya haji atau hari tasyriq iaitu pada 11,12, dan 13 Zulhijjah.


SYARAT WAJIB PUASA
Berakal
Akhir Baligh (Cukup umur)
Kuat atau mampu mengerjakan puasa


SYARAT SAH PUASA
Islam
Mumayyiz (dapat membezakan yang baik dan buruk)
Suci daripada haid dan nifas
Dalam waktu yang dibolehkan berpuasa.


RUKUN PUASA
Berniat - Pada malam selama bulan Ramadhan hendaklah berniat di dalam hati bahawa kita akan mengerjakan puasa pada hari esok.
Menahan diri daripada segala yang membatalkan semenjak terbit fajar sampai terbenam matahari.


PERKARA YANG MEMBATALKAN PUASA
Makan dan minum dengan sengaja
Muntah dengan sengaja
Bersetubuh tanpa keluar mani pada siang hari bulan Ramadhan
Keluar darah haid atau nifas
Gila
Keluar mani akibat bersetubuh dengan perempuan. Tetapi keluar mani kerana bermimpi tidak membatalkan puasa.


ORANG YANG DIIZINKAN BERBUKA ATAU TIDAK BERPUASA
Orang yang sakit
Orang yang dalam perjalanan jarak jauh melebihi 52 batu atau 80.64 km.
Orang tua yang sudah lemah
Orang yang hamil dan orang yang menyusukan anak.

wallahualam...


Friday, August 13, 2010

Marhaban Ya Ramadhan


FADHILAT BERPUASA DI BULAN RAMADHAN

http://fiqh-sunnah.blogspot.com

1. Pengampunan Dosa

Dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda (yang erti nya): “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadis Riwayat al-Bukhari (4/99), Muslim (759))

Maksud “Penuh iman dan Ihtisab” di sini adalah membenarkan wajibnya puasa, mengharapkan pahalanya, hatinya senang dalam mengamalkan, tidak membencinya, dan tidak merasa berat dalam mengamalkannya.

Dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu juga Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah bersabda (yang ertinya):

“Solat yang lima waktu, Juma'at ke Juma'at, Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi di antara senggang waktu tersebut jika menjauhi dosa besar”. (Hadis Riwayat Muslim (233))

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu juga, bahawa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam pernah naik mimbar kemudian berkata: “Amin, Amin, Amin”, ditanyakan kepadanya:”Ya Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam: Engkau naik mimbar kemudian mengucapkan: Amin, Amin, Amin? Beliau bersabda:

“Sesungguhnya Jibril ‘alaihissalam datang kepadaku, dia berkata: “Barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tetapi tidak diampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan: “Amin”, maka akupun mengucapkan : Amin……”.” (Hadis Riwayat Ibnu Khuzaimah (3/192), Ahmad (2/246 dan 254) dan al-Baihaqi (4/204) dari jalan Abu Hurairah. Hadis ini sahih, asalnya terdapat dalam “Sahih Muslim” (4/1978))

2. Dikabulkannya do'a dan pembebasan dari api neraka

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda (yang ertinya): “Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan malam bulan Ramadhan, dan semua orang muslim yang berdo'a akan dikabulkan do'anya.” (Hadis Riwayat al-Bazzar (3142), Ahmad (2/254) dari jalan A'mas, dari Abu Shalih dari Jabir, diriwayatkan oleh Ibnu Majah (1643) darinya dengan ringkas dari jalan lain, hadits sahih. Do'a yang dikabulkan itu adalah ketika berbuka - lihat “Misbahuh Azzujajah” (no. 604) karya al-Bushiri)

3. Orang yang berpuasa termasuk shidiqin dan syuhada


Dari Amr bin Murrah al-Juhani Radhiallahu 'anhu berkata: Datang seorang lelaki kepada Nabi Shalallahu 'alaihi wasalam kemudian berkata: “Ya Rasulullah! Apa pendapatmu jika aku bersaksi bahawa tidak ada sesembahan yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah Shalallahualaihi wasalam, aku solat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku melaksanakan puasa Ramadhan dan solat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku? Beliau menjawab: “Termasuk dari shidiqin dan syuhada”. (Hadis Riwayat Ibnu Hibban (no. 11 di dalam Zawaidnya) sanadnya sahih)